Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ekonomi Perencanaan Pembangunan 1 Materi Kuliah Ekonomi Pembangunan

Janoopedia.com - Ekonomi Perencanaan Pembangunan

Hai Readers Janoopedia. Artikel ini merupakan materi yang sangat bagus dan diajarkan di perkuliahan jurusan Ekonomi. Readers bisa mempelajari materi Ekonomi Perencanaan Pembangunan ini secara Gratis. Artikel mengenai Ekonomi Perencanaan Pembangunan ini dibagi menjadi 2 artikel. Jika teman – teman sudah selesai membaca artikel ini, materi keduanya teman – teman bisa klik EKONOMI PERENCANAANPEMBANGUNAN BAGIAN 2

Perencanaan adalah  suatu teknik atau cara untuk mencapai tujuan - tujuan yang ingin dicapai yang telah ditentukan dan dirumuskan oleh suatu Badan Perencana di tingkat Pusat.

Atau sering disebut perencanaan ekonomi mengandung arti pengendalian dan pengaturan perekonomian dengan sengaja oleh pemerintah pusat untuk mencapai sasaran dan tujuan tertentu dalam waktu jangka tertentu pula.

PENDAHULUAN

Perhatian Terhadap Pembangunan Ekonomi

Pada zaman Adam Smith sampai PD II perhatian terhadap masalah pembangunan ekonomi tersebut sangatlah kurang.  Kurangnya perhatian ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :

Pada masa sebelum PD II sebagian besar NSB masih merupakan daerah jajahan.

Kurangnya usaha para pemimpin  masyarakat yangdijajahekountuk membahas masalah- masalah pembangunan ekonomi

Penelitian dan analisis mengenai masalah pembangunan ekonomi masih terbatas

Setelah PD II Perhatian terhadap Pembangunan Ekonomi tumbuh dengan pesat.  Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor :

Berkembangnya cita-cita negara-negara yang baru merdeka untuk mengejar ketertinggalan mereka dalam bidang ekonomi.

Berkembangnya perhatian negara-negara maju terhadap usaha pembangunan (khusunya ekonomi) di NSB.

Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan Ekonomi adalah Suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk suatu negara meningkat dalam jangka panjang.

Dari definisi tersebut dapat diartikan :

  • Suatu proses yang berarti perubahan terjadi terus menerus
  • Usaha untuk menaikkan pendapatan per kapita
  • Kenaikan pendapatan perkapita itu harus terus berlansung dalam jangka panjang.
Beberapa ekonom membedakan pengertian pembangunan ekonomi  (economic development) dengan pertumbuhan ekonomi (economic growth). Para ekonom yang membedakan kedua pengertian tersebut mengartikan istilah pembangunan ekonomi sebagai berikut :

Pendapatan per kapita masyaraat yaitu tingkat pertambahan GDP/GNP pada suatu tahun tertentu adalah melebihi tingakt pertambahan penduduk.

Perkembangan GDP/GNP yang terjadi dalam suatu negara dibarengi oleh perombakan dan modernisasi strukur ekonominya.

Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan GDP/GNP tanpa memandang apakah kenaikan itu lebih besar atau lebih kecil dari tingkat pertumbuhan penduduk, atau apakah perubahan struktur ekonomi terjadi atau tidak

 Karakteristik Umum Negara Sedang Berkembang (NSB)

Menurut Meier dan Baldwin (1975)  adalah ;

  • Produsen Barang-barang Primer
  • Masalah Tekanan Penduduk
  • Sumber Daya Alam Belum Banyak diolah
  • Penduduk Masih Terbelakang
  • Kekurangan Modal
  • Orientasi Perdagangan  Luar Negeri

Todaro (1977) mengemukakan  Karekteristik umum NSB sebagai berikut :

  • Tingkat Kehidupan yang Rendah
  • Tingkat  Produktivitas Rendah
  • Tingkat  Pertumbuhan Penduduk dan Beban Tanggungan yang Tinggi
  • Tingginya Tingkat Perkembangan Pengangguran dan Pengangguran Semu.
  •  Ketergantungan terhadap Produksi Pertanian dan Ekspor Produk Primer.
  • Kekuasan, Ketergantungan, dan Vulnerabiliti dalam Hubungan-hubungan Internasional.

PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI

Pengertian, Unsur dan Fungsi Perencanaan

Pengertian

Perencanaan adalah  suatu teknik atau cara untuk mencapai tujuan - tujuan yang ingin dicapai yang telah ditentukan dan dirumuskan oleh suatu Badan Perencana di tingkat Pusat.

Atau sering disebut perencanaan ekonomi mengandung arti pengendalian dan pengaturan perekonomian dengan sengaja oleh pemerintah pusat untuk mencapai sasaran dan tujuan tertentu dalam waktu jangka tertentu pula.

Ciri-ciri dari Suatu Perencanaan Pembangunan Ekonomi

  • Usaha yang dicerminkan dalam rencana untuk mencapai perembangan sosial ekonomi yang mantap (Steady Sosial Economic growth). Hal ini dicerminkan dalam usaha pertumbuhan ekonomi yang positif.
  • Usaha yang dicerminkan dalam rencana untuk meningkatan pendapatan per  kapita
  • Usaha untu mengadakan perubahan struktur  ekonomi. Hal ini sering kali disebut sebagai usaha diversifikasi ekonomi
  • Usaha perluasan kesempatan kerja
  • Usaha pemerataan pembangunan sering disebut sebagai distributive justice
  • Usaha pembinaan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat yang lebih menunjang kegiatan-kegiatan pembangunan
  • Usaha secara terus menerus menjaga stabilitas ekonomi

Unsur-unsur  Pokok dalam Perencanaan Pembangunan

  1. Kebijaksanaan dasar atau strategi dasar rencana pembangunan. Unsur ini merupakan dasar dari seluruh rencana, yang kemudian dituangkan dalam unsur-unsur pokok perencanaan pembangunan lainnya.
  2. Adanya kerangka rencana makro. Dalam kerangka ini dihubungkan sebagai variabel-variabel pembangunan serta implikasi hubungan tersebut.
  3. Perkiraan Sumber-sumber pembangunan khususnya sumber-sumber pembiayaan pembangunan. Sumber-sumber pembiayaan pembangunan merupakan keterbatasan yang strategis, sehingga perlu diperkirakan dengan seksama
  4. Kebijaksanaan yang konsisten (fiskal,pengangguran, moneter, harga serta  kebijaksanaan sektoral lainnya).berbagai kebijaksanaan itu perlu dirumuskan dan kemudian dilaksanakan.
  5. Perencanaan pembangunan adalah penyusunan program investasi secara sektoral. Penyusunan program investasi secara sektoral ini dilakukan  bersama-sama dengan penyusunan rencana-rencana sasaran.
  6. Perencanaan pembangunan adalah administrasi pembangunan yang mendukung usaha perencanaan dan pelaksanaan pembangunan tersebut

Fungsi Perencanaan

  1. Pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan untuk mencapai tujuan pembangunan.
  2. Melakukan suatu perkiraan potensi-potensi, prospek-prospek perkembangan, hambatan serta resiko yang mungkin dihadapi pada masa yang akan datang
  3. Memberikan kesempatan untuk mengadakan pilihan yang terbaik
  4. Sebagai penyusunan skala prioritas dari segi pentingnya tujuan
  5. Sebagai alat untuk mengukur atau standar untuk mengadakan pengawasan evaluasi

Pentingnya perencanaan dalam bidang ekonomi

Pengunaan alokasi sumber-sumber pembangunan yang terbatas bisa lebih efisien dan efektif sehingga dapat dihindari adanya pemborosan-pemborosan.

Perkembangan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi yang mantap dan berkenginambungan

Stabilitas ekonomi tercapai dalam menghadapi siklus konjungtur

Perlunya Perencanaan Di Negara Sedang Berkembang

Perlunya Perencanaan di NSB adalah

  1. Meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Untuk meningkatkan pertumbuhan tersebut berarti kita perlu meningkatkan laju pembentukan modal dengan cara meningkatkan tingkat pendapatan, tabunngan, dan investasi.
  2. Untuk memperbaiki dan memperkuat mekanisme pasar. Mekanisme pasar di NSB biasanya belum sempurna karena ketidaktahuan dan ketidakbiasaan NSB-NSB dengan mekanisme seperti itu, sehingga perekonomian didominasi oleh sektor non-uang.
  3. Agar mobilisasi dan pemanfaatan sumber-sumber dapat lebih efisien maka diperlukan suatu perencanaan
  4. Untuk mengurangi pengangguran. Karena langkanya modal dan melimpahnya tenaga kerja, maka masalah penyediaan lapangan kerja menjadi masalah yang sulit dipecahkan di NSB. Oleh arena itub perlu adanya badan perencana yang terpusat yang diharapkan dapat mengatasi masalah pengangguran.         

SIFAT DAN PERENCANAAN EKONOMI

Suatu rencana ekonomi bisa juga dianggap serangkaian sasaran (target) ekonomi secara kuantitatif yang khusus dan harus dicapai dalam suatu jangka waktu tertentu. Rencana ekonomi Pbisa bersifat menyeluruh (komperensif) atau farsial. Suatu rencana yang bersifat komperensif menetapkan sasarannya mencakup seluruh aspek pokok perekonomian nasional. Sedangkan rencana yang bersifat parsial hanya mencakup sebagian dari perekonomian nasioanal seperti sektor industri, sektor pertanian, sektor luar negeri, dan sebagainya.

PROSES PERENCANAAN EKONOMI

Proses pembangunan bisa dibagi 4 tahap. Biasanya ke 4 tahap tersebut ditetapkan dalam suatu rangkaian yang dimulai pada saat 

Tahap ke 1 adalah tujuan ditetapkan oleh pemimpin politik diterjemahkan ke dalam target kuantitatif untuk pertumbuhan, penciptaan kesempatan kerja, distribusi pendapatan, penguranngan kemiskinan, dan lain-lain.

Tahap ke 2 adalah mengukur ketersedian sumber daya yang jangka selama periode perencanaan tersebut

Tahap ke 3 memilih berbagai cara (kegiatan dan alat) yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan nasional.

Tahap ke 4 menegerjakan proses pemilihan kegiatan-kegiatan yang mungkin dan penting untuk mencapai tujuan nasional (welfare function) tanpa terganggu oleh adanya kendal-kendala sumber daya organisasional.

SYARAT-SYARAT KEBERHASILAN SUATU PERENCANAAN

Menurut Jhingan (1983) kunci keberhasilan suatu perencanaan sebagai berikut :

1. Komisi Perencanaan

Prasyarat  pertama bagi suatu perencanaan adalah pembentukan suatu komisi perencanaan yang harus diorganisir dengan cara tepat. Komisi tersebut harus dibagi dalam bagian-bagian dan sub-bagian yang dikoordinir dibawah sejumlah ahli, seperti ahli ekonimi, ahli statistik, insyiyur dan ahli-ahli lainnya yang ahli dalam aspek perekonomian.

2. Data Statistik

Perencanaan yang baik membutuhkan adanya analisis yang menyeluruh tentang potensi sumber daya yang dimiliki suatu negara beserta segala kekurangannya.  Analisis seperti ini  penting untuk mengumpulkan informasi dan data statistik serta sumber-sumber daya potensial lain seperti sumber daya alam.

3. Tujuan

Rencana dapat menetapkan pula tujuan-tujuan seperti halnya : peningkatan pendapatan nasional  dan pendapatan perkapita pengurangan ketimpangan distribusi pendapatan dan kesejahteraan dan kesejahteraan serta pemusatan kekuatan ekonomi, peningkatan produksi  pertanian, industrilisasi, pembangunan wilayah yang berimbang, pencapaian swasembada pangan, dan sebagainya.

4. Penepatan Sasaran dan Prioritas

Penetapan sasaran dan prioritas untuk pencapaian suatu tujuan perencanaan dibuat secara makro dan sektoral.

5. Mobilisasi Sumber Daya

dalam perencanaan ditetapkan adanay pembiayaan oleh pemerintah sebagai dasar mobilisasi sumber daya yang tersedia. sumber pembiayaan ini berasal dari luar negeri dan dalam negeri (domestik).

6. Keseimbangan dalam Perencanaan

Keseimbangan yang diperlukan dalam suatu perencanaan adalah keseimbangan fisik yang meliputi keseimbangan anata rencana kenaikan output dengan jumlah dan jenis investasi. Keseimbangan moneter (keuangan) yang meliputi keseimbangan antara pendapatan masyarat dengan dana yang dipakai

7. Sistem Administrasi yang Efisien

Administrasi yang baik, efisien dan tidak korup adalah syarat mutlak keberhasilan suatu perencanaan.

8. Kebijaksanaan Pembangunan yang Tepat

Pemerintah harus menetapkan kebijaksanaan pembangunan tepat demi berhasilnya rencana pembangunan dan untuk menghindari kesulitan yang mungkin timbul dalam proses pelaksanaannya.

9. Administrasi yang Ekonomis

Setiap usaha harus dibuat berdampak ekonomis dalam administrasi, khususnya dalam pengembangan bagian-bagian departemen dan pemerintahan.

10. Dasar Pendidikan

Administrasi yang bersih dan efisien memerlukan dasar pendidikan yang kuat. Perencanaan yang berhasil harus memperhatikan standar moral dan etika masyarakat. Untuk menciptakan manusia yang jujur dan berdayaguna di dalam negara, tidak akan mungkin menyusun perencanaan ekonomi dalam skala besar. 

11. Teori Kosumsi

Menurut Galbrait (1962), satu syarat penting dalam perencanaan pembangunan moderen adalah bahwa perencanaan tersebut harus dilandasi oleh teori ekonomi.

12. Dukungan Masyarakat

Dukungan masyarakat merupakan faktor penting bagi keberhasilan suatu perencanaan didalam suatu negara yang demokratis.

PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA

Pada Masa OrdeLama, strategi pembangunan nasional didasarkan atas pendekatan perencanaan pembangunan yang lebih menekankan pada usaha pembangunan politik, sesuai dengan situasi saati ini pada masa perjuangan fisik untuk mempertahankan kemerdekaan

Usaha-usaha perencanaan masa orde baru :

Tahun 1947 perencanaan ekonomi yang disebut Plant Produksi  Tiga Tahun RI.

Tahun 1948 s/d 1950 ditujukan pada bidang pertanian, peternakan, perindustrian dan kelautan.

Tahun 1952 dimulai usaha-usaha perencanaan yang lebih bersifat menyeluruh

Tahun 1956-1960 telah berhasil disusun suatu Rencana Pembangunan Lima Tahun

Tahun 1961-1960 telah berhasil disusun Rencana Pembangunan Nasioanal Semesta Berencana.

Tahun 1969-sekarang mulai disusun Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita)

Program stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi pembangunan sejak Orde Baru sebenarnya berpangkal pada Nation Building Approach dalam kerangka :

  1. Jangka panjang; pendekatan pembangunan bangsa yang berdasarkan pada pendekatan pembangunan secara utuh dan terpadu (unified dan intergartif) antara berbagai aspek kehidupan masyarakat.
  2. Jangka menengah; pendekatan pembangunan ekonomi dan sosial dengan lebih bertitik berat pada pembangunan sektor pertanian dan pengembangan sektor sosial serta kelembagaan menuju kesejahteraan dan keadilan sosial.
  3. Rencana Pembangunan Lima Tahun Pertama (RepalitaI) disusun dan dimulai pelaksanaannya sejak 1 april 1969. Selanjutnya diikuti dengan repelita. Kegiatan perencana nasional ( BAPPENAS)

Lanju ke Materi EKONOMI PERENCANAAN PEMBANGUNAN BAGIAN 2

Posting Komentar untuk "Ekonomi Perencanaan Pembangunan 1 Materi Kuliah Ekonomi Pembangunan"